Kenaikan harga minyak beberapa pekan terakhir talah menimbulkan keresahan di masyarakat terutama ibu rumah tangga. Kehidupan terasa lebih sulit bagi sebagian besar masyarakat karena kenaikan mencapai lebih dari 100% tersebut. Untuk mensiasati kenaikan tersebut, sebagian masyarakat terpaksa membeli minyak goreng bekas atau beralih ke minyak kelapa.
Kegelisahan masyarakat terhadap kenaikan harga minyak goreng mendapat respon dari Presiden. Dengan cepat Presiden segera memanggil menteri-menteri terkait untuk segera mengatasi gejolak harga minyak goreng. Keputusan dari rapat adalah memerintahkan para produsen minyak goreng untuk segera menurunkan harga. Hal ini karena pemerintah telah menurunkan pajak bagi produsen minyak goreng beberapa bulan yang lalu. Perintah Presiden tersebut disertai ancaman kepada produsen yang membandel akan dicabut izin usahanya. Rupanya perintah yang disertai ancaman tersebut cukup manjur untuk mengatasi masalah minyak goreng. Saat ini harga minyak telah turun drastis, bahkan kini harga minyak hanya Rp. 4000 jauh dibawah harga sebelum terjadi gejolak.
Turunnya harga minyak goreng disambut gembira oleh masyarakat. Menurut rencana, hari ini ribuan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Minyak (MPM) akan mendatangi Istana untuk mengucapkan terimakasih kepada Presiden atas respon yang cepat dalam mengatasi harga minyak goreng. Tapi sayang ini hanya MIMPI KALI YE….
Filed under: Mimpi Ekonomi | Tagged: Mimpi Ekonomi
Padahal kita produsen CPO di dunia sampai2 mengorbankan hutan untuk membuka kebun sawit